Panduan Peternakan Ayam & Pakan Singkong
AY
Panduan Praktis: Ayam & Pakan Singkong (Satu Kolom)
Ringkasan ide & sub-ide — manajemen kandang, pakan, karantina, perhitungan lahan, pupuk, dan prinsip etis.
Ringkasan Inti
Peternakan ayam berbasis singkong: susun kandang bambu sederhana, manajemen karantina untuk ayam tamu, perencanaan pakan dan lahan, serta pengelolaan pupuk organik dari kotoran ternak. Prinsip: sayangi ternak, jangan undang penyakit, kembalikan yang diambil ke tanah.
Kandang & Tata Kelola
Ukuran dasar
- Kandang pertama: 1,5 x 3 meter untuk 10 betina + 1 jantan (bambu).
- Segera siapkan 10 kandang tambahan sama ukuran sebelum menunggu penetasan — guna rotasi dan penempatan telur/anak.
- Periode pembesaran: kandang bertingkat tinggi (~2 m) untuk pembesaran dengan alas litter.
Alur pembibitan sederhana
- Induk bertelur → pindah ke kandang masing-masing.
- Biarkan anak sampai usia ~2 bulan (bulu keluar) → kembalikan induk ke kandang pertama.
- Kumpulkan anak: betina ke betina, jantan ke jantan. Jantan kelebihan dijual pada periode kedua.
Pakan & Perhitungan Lahan
Dasar perhitungan yang Anda berikan: 1 induk + ~10 anak membutuhkan ~1 kg singkong per hari.
- Contoh: 100 induk → kebutuhan harian ~100 kg singkong.
- Satu pohon singkong minimal hasil ~5 kg umbi → butuh ~20 pohon/hari.
- Jika tanam kontinu 20 pohon/hari → 20 x 30 x 12 = 7.200 pohon / tahun → lahan ~0,72 ha ≈ 1 ha per perhitungan konservatif.
- Karbohidrat dari umbi, protein dari daun singkong. Ayam cenderung tidak makan kulit singkong; kambing bisa memanfaatkannya.
Karantina & Kesehatan
- Ayam tamu (penjantan/breeding luar) tidak langsung dicampur: karantina 2–3 minggu, mandikan, baru dicampur.
- Penyakit sering "diundang": hindari kontak ayam luar, alat luar, atau orang yang pegang ayam lalu pegang ayam lokal tanpa disinfeksi.
- Aturan sederhana: Ayam tetangga masuk dilarang — untuk meminimalkan vektor penyakit.
Pupuk & Siklus Nutrisi
Kotoran ternak sebagai pupuk: contoh perhitungan Anda:
- 10 kambing → kotoran & kencing ~40 kg/hari.
- 100 induk ayam → kotoran basah ~25 kg/hari.
- Total pupuk basah ~65 kg/hari — cukup untuk mendukung tanam singkong 20 pohon/hari (asumsi ~3 kg pupuk per pohon).
Dosis: Anda menyarankan pendekatan praktis (mis. ~2% dari berat basah tanaman) dan bahwa keringkan atau bakar akan mengurangi berat sampel — analogi diberikan untuk ilustrasi.
Produksi & Ekonomi
- Telur: estimasi 10 telur/bulan per ayam → untuk 100 induk = 1000 telur/bulan.
- Jika menetas & hidup ~50% → 500 anak/bulan. Harga jual ≈ Rp35.000–40.000 per ekor (contoh) → potensi pendapatan ≈ Rp17.5–20 juta/bulan.
Prinsip & Etika
- "Apa yang diambil dari tanah kembalikan ke tanah" — prinsip keberlanjutan.
- Sayangi dan perhatikan ternak; pelajari dari tokoh bijak (contoh diambil: "sedikit belajar seperti Nabi Sulaiman").
- Usahakan kemandirian: tanam pakan sendiri, gunakan energi surya sederhana untuk kebutuhan komunikasi, dan jual hasil ke kota untuk mendapatkan barang kebutuhan lain.
Meta Clarification (Catatan Lengkap)
Ayam mau makan singkong yang masih baru yang rasanya manis, dirajang/ dicoper kecil, gaplek yang keras dikukus, ternak apapun sayangi dan perhatikan mereka, sedikit belajar seperti nabi sulaiman. Penyakit ada karena diundang, ayam tetangga (dilarang masuk) yang bawa penyakit, seperti potong ayam dari luar terus pegang ayam maka akan menularkan penyakit. hukum, Penyakit dilarang masuk. Jika ada ayam bagus (seperti meningkatkan kualitas breeding untuk generasi lebih bagus) misal penjantan bagus jangan langsung dimasukkan kandang (ayam tamu) tapi dikarantina 2-3 minggu kemudian dimandikan dan baru bisa dimasukkan kandang (dicampur). Konsep di hutan tidak ada listrik. Kandang bambu ayam pertama 1,5x3meter untuk 10 betina 1 jantan, setelah punya 1 kandang pertama (jangan nunggu menetas) segera buat 10 kandang lagi dengan ukuran yang sama, ketika ayam bertelur segera pindah di masing-masing kandang, ketika menetas biarkan 2 bulan sehingga anaknya keluar bulu dan induknya kembalikan ke kandang pertama yang ada pejantan, nanti anaknya kumpulkan betina dengan betina dan jantan dengan jantan, sehingga dari 10 kandang yang terisi hanya 4 kandang ayam betina karena 2 bulan lagi yang jantang dijual, lanjut periode kedua hingga jumlah induk yang diinginkan tercapai (goal) misal 100 induk, maka di depannya buat kandang 4 tingkat tinggi 2 meter untuk pembesaran dengan alas liter. 100 induk butuh lahan pakan singkong/ jagung (lebih butuh air). Singkong besar umur 12 bulan. 1 hari 1 induk dan 10 anankya (jika kurang akan over makanan buat gaplek) butuh 1 kg. Per hari butuh 100 kg, 1 pohon singkong paling sedikit 5 kg singkong, 1 hari 20 pohon maka 20 pohon x 30 hari x 12 bulan = 7200 m2 ~ 1 ha (tiap hari tanam 20 pohon singkong). Karbohidrat dari singkong dan protein dari daun singkong. Ayam tidak makan kulit singkong tapi kambing maksimal 10 ekor, kotoran kambing untuk pupuk singkong yang rakus pupuk (suku pedalaman tidak mau mupuk sehingga nomaden dan bakar hutan, semua punya hp digantung di pohon yang sms masuk ketika sinyal nyasar, senter tenaga surya dan untuk cas hp, jual ayam ke kota dan beli ikan asin dan garam). Dari 10 kambing menghasilkan kotoran dan kencing 40 kg per hari, 100 ayam induk ada 25 kg kotoran ayam basah per hari. Total pupuk 65 kg jika tiap hari tanam 20 pohon singkong maka 1 pohon 3 kg pupupk. Cara hitung pupuk tanaman yang beratnya 100 kg dengan cara dikeringkan misal kadar air 1-2 bisa beratnya 0,5 kg atau lebih kecil lagi jika dibakar itulah ukuran pupuk tanaman berat basah 100 kg. Contoh analog berat orang 100 kg yng sudah meninggal dan dibakar maka beratnya kurang dari 100 gram. atau dosis pupuk bisa dibuat 2% dari berat basah tanaman keseluruhan termasuk umbinya. sehingga tanah akan berterima kasih dan mengucapkan tanahnya akan disuburkan. sehingga tanaman singkong tambah lama tambah besar untuk pakan ayam. 31.03 jika tinggal di hutan, banyak tanah negara terlantar bisa untuk lahan pertanian untuk indonesia maju. Tidak boleh ada tanah-tanah terlantar, di desa ajak babinsa-babinsa. jika awal tidak ada listrik maka sekarang pakai pemanas boder. tiap aya tiap bulan telur rata rata 10 x 100 induk = 1000 telur misal yang menetas dan hidup 50% = 500 anakan perbulan dengan harga 35.000-40.000 per ayam berat rata rata 1 kg. 40.000 x 500 = 20 juta tiap bulan. Apa yang diambil dari tanah kembalikan ke tanah, jangan berhutang.
Comments
Post a Comment