Beternak Bebek Tanpa Modal
Dari 10 Ekor Jadi Ribuan
Strategi beternak bebek tanpa modal melalui hilirisasi: telur → DOD → bebek potong → induk produktif.
Mulai: 10 induk
Produksi rata-rata: 60%
Target 12 bulan: ≥ 4.000 ekor (total)
Induk produktif 12 bln: ≈ 250 ekor
1) Konsep Dasar
- Mulai dengan 10 ekor induk di wilayah yang memiliki akses air.
- Terapkan prinsip beternak tanpa modal: sebagian telur dijual untuk pakan, sisanya ditetaskan.
- Hilirisasi meningkatkan nilai: telur → telur asin / DOD / bebek potong.
2) Manajemen Telur & Penetasan
- Sortir telur (cek berisi vs kosong). Masukkan hanya yang berisi ke mesin tetas.
- Dari 100 telur, rata-rata ±80 menetas (estimasi).
- Komposisi anak: ±50% jantan, ±50% betina (asumsi normal).
3) Strategi Pemeliharaan
- Jantan: pelihara sampai ±2 bulan → jual bebek potong → hasilnya untuk biaya pakan.
- Betina: pelihara sebagai calon induk hingga produktif.
- Bulan ke-7: gelombang betina pertama (±40 ekor) mulai bertelur.
4) Pertumbuhan Populasi
- Bulan 1–3: tiap bulan bertambah ±40 betina.
- Bulan 7: induk produktif bertambah menjadi ±50 ekor (10 awal + 40 generasi pertama).
- Bulan 12: induk produktif ≈ 250 ekor; populasi total ≥ 4.000 ekor.
5) Produksi & Arus Kas
Induk produktif
50 ekor (bulan 7)
Output telur (60%)
≈ 30 butir/hari
Telur per bulan
≈ 900 butir
Biaya pakan
≈ Rp150.000/bln
- Jual ±300 butir untuk menutup pakan; 600 butir ditetaskan → menetas ±400 ekor (200 jantan, 200 betina).
- Hasil penjualan bebek jantan 2 bulan → memutar biaya pakan berkelanjutan.
✅
Intinya: biaya operasional tertutup dari hasil telur & bebek jantan. Modal tambahan tidak diperlukan bila alur dijaga disiplin.
6) Timeline Singkat (Ilustratif)
| Bulan | Induk Produktif (≈) | Telur / bln (≈) | Telur Dijual | Telur Ditetskan | Perkiraan Menetas | Output Jantan (jual 2 bln) | Output Betina (calon induk) |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 10 | ~180 | ±60 | ±120 | ~96 | ~48 | ~48 |
| 2 | 10 | ~180 | ±60 | ±120 | ~96 | ~48 | ~48 |
| 3 | 10 | ~180 | ±60 | ±120 | ~96 | ~48 | ~48 |
| 7 | ~50 | ~900 | ~300 | ~600 | ~400 | ~200 | ~200 |
| 12 | ~250 | ~4.500 | ~1.500 | ~3.000 | ~2.100 | ~1.050 | ~1.050 |
Catatan: Angka bersifat ilustratif mengikuti asumsi produksi 60% dan daya tetas ±70–80%.
7) Tingkat Pertumbuhan
Dari 10 induk awal menjadi ≈250 induk dalam 12 bulan → pertumbuhan sekitar 2.500% per tahun. Ini adalah kekuatan pelipatgandaan alami dalam beternak bebek.
8) Asumsi & Catatan Operasional
- Produksi telur rata-rata 60% per hari per induk.
- Daya tetas di mesin 70–80% dengan seleksi telur ketat.
- Harga dedak estimasi Rp5.000/kg, kebutuhan ±5 kg/hari pada fase 50 induk.
- Wilayah memiliki sumber air dan sanitasi baik; kepadatan kandang terkelola.
- Hilirisasi: telur asin, DOD (day old duck), bebek potong jantan 2 bulan.
ℹ️
Angka dapat berbeda tergantung strain bebek, manajemen pakan, kesehatan, biosekuriti, dan pasar lokal.
Comments
Post a Comment