Menghalau Hewan Pengganggu

Cara Menangkap dan Menghalau Hewan Pengganggu

Cara Menangkap dan Menghalau Hewan Pengganggu

1. Biawak dan Ular

Gunakan paralon dengan ukuran yang disesuaikan dengan ukuran tubuh target:

  • Ukuran paralon: diameter 1, 2, 3, atau 4 dim (inci)
  • Panjang: sekitar 1 meter
  • Posisi: dimiringkan (tidak horizontal), sehingga hewan tidak bisa berbelok atau mundur
  • Umpan: anak ayam hidup yang dibatasi dengan besi atau kawat agar tidak dimakan, hanya sebagai pemancing

2. Berang-Berang / Bringsang

Untuk menghindari serangan berang-berang di kolam ikan:

  • Kolam ikan ditinggikan minimal 40 cm dari tanah
  • Gunakan perangkap jaring khusus berang-berang
  • Jika satu tertangkap, biasanya menangis agar dipanggil temannya untuk membantu atau bahkan menyerang balik
  • Berang-berang yang terlepas bisa membawa temannya dan membalas dendam
  • Harga berang-berang di pasaran bisa mencapai Rp250.000
  • Bentuk dan perilaku mirip anjing atau kucing jika dipelihara

3. Kera

Untuk mengusir atau menghindari gangguan dari kera liar:

  • Gunakan kohe ayam (kotoran ayam) yang dicampur dengan air cucian beras
  • Letakkan campuran tersebut di sekitar area tanaman atau makanan
  • Bau menyengat membuat kera tidak mau makan dan bisa membuat mereka pergi atau bahkan mati
  • Kera yang terlepas juga bisa membalas dendam dengan membawa rombongannya untuk merusak tanaman dan memakan buah

4. Tikus

Cara efektif untuk menjebak dan menghalau tikus:

  • Gunakan lem tikus, tapi jangan langsung diambil setelah tikus terperangkap
  • Biarkan tikus yang lain melihat agar mereka belajar menghindarinya (tikus bisa mengingat dan berbagi informasi dengan koloninya)
  • Alternatif alami: pelihara marmot atau hewan pengerat besar yang ditakuti oleh tikus
  • Marmot juga dapat membantu menjaga anak ayam dan telur ayam dari serangan tikus

Artikel ini disusun oleh Belajar Global. Gunakan metode ini dengan bijak dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan hewan.

Comments

Popular Posts