Panduan Penetasan Telur dan Manajemen Ayam

Panduan Penetasan Telur dan Manajemen Ayam

Panduan Penetasan Telur dan Manajemen Ayam

2. Pemilihan Telur Tetas

  • Gunakan telur dari induk ayam yang sehat dan berada dalam usia produktif (8–12 bulan)
  • Pilih telur dengan ukuran sedang dan bentuk oval yang normal
  • Hindari telur yang cacat, retak, atau terlalu kotor
  • Simpan telur maksimal selama 7 hari sebelum dimasukkan ke dalam inkubator untuk menjaga kualitas embrio

3. Pengaturan Suhu dan Kelembaban Inkubator

  • Suhu ideal: 37,5–38°C untuk menunjang perkembangan embrio
  • Kelembaban:
    • Hari ke-1 hingga ke-18: 50–60%
    • Hari ke-18 hingga ke-21 (menjelang menetas): 65–70%
  • Pembalikan telur: Lakukan minimal 3 kali sehari hingga hari ke-18 untuk mencegah lengketnya embrio pada cangkang
  • Catatan: Ketidakstabilan suhu atau kelembaban dapat menyebabkan angka keberhasilan tetas menjadi sangat rendah

4. Vaksinasi dan Pakan Anak Ayam (DOC)

  • Segera berikan vaksin Marek dan Newcastle Disease (ND) setelah menetas untuk mencegah penyakit
  • Berikan pakan awal (starter) dengan kandungan protein tinggi (20–22%) guna mendukung pertumbuhan optimal
  • Sediakan air minum hangat pada awal masa hidup anak ayam agar tidak mengalami stres atau kedinginan

5. Siklus Bertelur dan Pencahayaan Ayam

  • Ayam petelur memerlukan pencahayaan selama 14–16 jam per hari untuk produksi telur yang optimal
  • Gunakan lampu tambahan di kandang terutama saat hari mulai gelap atau pada musim penghujan
  • Pencahayaan yang stabil membantu menjaga ritme bertelur dan mengurangi stres pada ayam

6. Manajemen Kandang

  • Pastikan kandang selalu dalam keadaan bersih, memiliki ventilasi yang baik, dan tidak lembap
  • Jaga kepadatan kandang yang ideal, yaitu sekitar 7–10 ekor ayam per meter persegi
  • Segera pisahkan ayam yang sakit atau menunjukkan gejala abnormal untuk mencegah penyebaran penyakit ke ayam lain

Comments

Popular Posts